Minggu, 23 Mei 2010

Menerobos belenggu asumsi

Anda ingin lebih kreatif? Salah satu kiatnya, pertanyakan asumsi yang menjadi landasan proses berpikir Anda, lalu buang asumsi yang tidak relevan, atau segera ubah asumsi Anda.

Kita hidup dengan banyak sekali berasumsi. Dengan kata lain, kita mengandaikan banyak sekali hal. Asumsi inilah yang kemudian melandasi proses berpikir kita, perilaku dan sikap kita terhadap segala pernik kehidupan.

Karena itu, ada tragika di dalam asumsi. Dia sekaligus memfasilitasi dan membatasi kita. Dia membebaskan sekaligus membelenggu kita. Dia memberanikan kita sekaligus membuat kita takut. Dia memberi kita keyakinan sekaligus membuat kita ragu.

Kenapa begitu? Karena asumsi selalu menggariskan batas-batas. Di dalam kerangka batas-batasnya kita yakin, berani, mudah, bebas bergerak. Sebaliknya, persis di luar garis batas itu kita ragu, takut, sulit, terbelenggu. Kalau asumsinya begitu kuat, batas dan belenggunya biasanya juga kuat.

Saya yakin banyak di antara pembaca yang sudah mengetahui cara memecahkan soal ini: Ada sembilan titik, diatur sedemikian rupa sehingga kalau dihubungkan akan membentuk empat persegi panjang atau bujur sangkar sempurna. Perintahnya: hubungkan semua titik itu dengan garis lurus dengan ketentuan setiap titik hanya boleh dilewati sekali, dan garis lurusnya tidak lebih dari 4 potong.

Gambarnya:

Melihat sembilan titik ini, kebanyakan dari kita biasanya akan langsung membayangkan empat persegi panjang atau bujur sangkar. Percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa dengan membayangkan empat persegi panjang atau bujur sangkar itu, banyak orang lalu mencoba-coba menarik garis dalam batas-batas empat persegi panjang atau bujur sangkar tersebut. Dengan kata lain, begitu membayangkan empat persegi panjang atau bujur sangkar, banyak orang yang berasumsi bahwa solusi masalahnya ada dalam kotak persegi panjang atau bujur sangkar tersebut, padahal sesungguhnya perintahnya sama sekali tidak menenetukan apa-apa mengenai hal itu.

Itulah yang kita maksud dengan asumsi yang tidak relevan. Kalau asumsi yang tidak relevan itu kita buang, kebebasan kita langsung melebar, sehingga kita berani melangkah keluar dari kotak empat persegi panjang atau bujur sangkar, dan menemukan solusinya. Inilah yang mendasari ucapan bahwa orang-orang kreatif adalah orang-orang yang berpikir di luar kotak.

Dengan melihat bahwa medan luas di luar batas-batas empat persegi panjang atau bujur sangkar tersebut sebagai medan kebabasan kita, kita akan berani menerobos batas-batas yang sebenarnya cuma ciptaan pikiran kita sendiri. Akibatnya, inilah hasilnya. Segitiga ABC dan DEF adalah cerminan jiwa-jiwa petualang dan pemberani yang menghasilkan kreativitas.

Tidak hanya itu. Sesungguhnya kita bisa menarik hanya satu garis lurus. [Anda mungkin mikir, “Iya, satu garis lurus dengan spidol yang besuuaaarr sekali… atau dengan kuas lebar.” Itu juga solusi, tapi yang saya maksud bukan itu, melainkan garis setipis yang kita pakai di atas. Coba cari…]

(Disclaimer: Ini bukan ide asli saya. Saya membacanya dari buku psikologi yang bicara tentang persepsi, kalau tak salah tahun 1988… tapi saya sudah lupa judulnya… kalau nanti tulisan ini saya bukukan, semoga saya masih bisa menemukan kembali buku tsb agar bisa menyebut penggagas awalnya. Atau anda mau membantu? Terimakasih sebelumnya)

Sabtu, 06 Maret 2010

Untuk apakah keberanian itu??

Keberanian adalah kesediaan untuk melakukan yang 'meskipun'. Saya tidak menggunakan kata kekuatan', tetapi 'kesediaan';
karena:

Bagi orang yang kuat - kekuatan adalah sesuatu yang biasa,
dan bagi orang yang ikhlas - kesediaan adalah juga sesuatu yang wajar.
Hanya bagi orang yang lemah - kekuatan itu mengagumkan;
dan hanya bagi orang yang masih menghitung - keikhlasan itu mengherankan.

Dengannya -

Anda hanya sekuat kesediaan Anda untuk melakukan yang wajarnya tidak akan dilakukan oleh orang lain.

Seorang yang berani, bersedia melakukan sesuatu yang penting bagi kecemerlangan hidupnya, ...

meskipun dia belum berpengalaman
meskipun dia tidak memiliki uang untuk itu
meskipun banyak orang meragukan kesempatan keberhasilannya
meskipun telah banyak orang gagal dalam upaya yang sama
meskipun sama sekali tidak ada jaminan
meskipun sebetulnya dia sangat ketakutan
dan
meskipun lebih mungkin baginya untuk gagal.

Keberanian adalah kesediaan
untuk melakukan yang 'meskipun'.

Dengannya,

keberanian tidak ada hubungannya dengan kepandaian, pendidikan, umur, kematangan, pengalaman, perhitungan, feasibility study, analysis and projections, jaminan, ramalan dukun, nasib dan peruntungan, agama, keyakinan, ras atau suku, tahyul, harta dan modal, bank guarantee, katabelece, relasi, koneksi, mertua yang kaya, dukungan, persetujuan, bantuan, bakat, ketampanan dan kecantikan, nama besar, warisan, wangsit, wisik, mimpi baik atau buruk, infotainment, denger-denger, demam, kesurupan, kedutan, atau geringgingan.


Keberanian - tidak ada hubungannya dengan itu semua.

Mohon Anda yakini,
Keberanian adalah kesediaan
untuk melakukan yang 'meskipun'.

Jumat, 05 Maret 2010

Sahabat


sahabat itu menurut w itu segala-galanya. dimana w lagi sedih, pusing , senang, gembira , dll sahabat w pasti nemenin gw entah untuk bermain , ngobrol dan apa saja yg membuat w seneng. begitupun dengan w sendiri w akan nemenin temen w walaupun keadaannya sedih. pasti gw bakal menghibur dia. dan jangan sekali2 kalian berantem kepada teman kamu sendiri, karena itu akan merugikan hidup kalian sendiri.

Apa sih kegunaan facebook? Bagai mana cara membuatnya?


saya akan menjelaskan cara membuat facebook :
  • Buat e-mail anda
  • Buka facebook
  • Klik mendaftar
  • Isi sesuai perintah
pasti semua orang akan bertanya-tanya "apa sih sebenarnya kegunaan facebook itu??" nah sekarang akan saya jelaskan kegunaannya :

  • untuk chatting bersama teman lama
  • untuk mendapatkan teman baru
  • untuk mendapat \ mengetahui info2
  • dsb

Selasa, 16 Februari 2010

Biodata

nama lengkap : kreshna mukti wibawa
nama panggilan : kreshna
tempat/tanggal lahir : jakarta, 3 februari 1999
umur : 11 tahun
jenis kelamin : laki-laki
tempat tinggal : cilegon
alamat : grogol jln........ no .......
nomor telepon : ************
telepon rumah : <0254> ******
agama : islam
e-mail : kresnamukti@plasa.com